“Kota Batu, Kota
Apel, De Kleine Zwitserland”
Kota
Batu adalah sebuah kota kecil yang berada di Provinsi Jawa Timur, Indonesia.
Bersama dengan Kabupaten Malang dan Kota Malang,
Kota Batu menjadi bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya. Wilayah Kota Batu terletak di kaki
dan lereng pegunungan, berada pada ketinggian rata-rata 680-1.200 m di atas
permukaan laut dengan suhunya yang rata-rata mencapai 15-19 derajat Celcius. Batu dikelilingi beberapa gunung, di
antaranya adalah Gunung Anjasmoro (2.277 m), Gunung Arjuno (3.339 m), Gunung Banyak (1.306 m), Gunung Kawi (2.551 m), Gunung Panderman (2.045 m), Gunung Semeru (3.676 m), Gunung Welirang (3.156 m), dan Gunung Wukir (335 m). Saat ini, Kota
Batu dikenal sebagai salah satu kota wisata terkemuka di Indonesia karena
potensi keindahan alam yang luar biasa. Bahkan, akibat keindahan dan keelokan
alamnya membuat bangsa Belanda mensejajarkan wilayah kota Batu dengan sebuah
negara di Eropa yaitu Swiss dan dijuluki sebagai “De
Kleine Zwitserland” atau Swiss Kecil di Pulau Jawa. Selain terkenal akan pariwisatanya, Kota Batu
juga memiliki ketenaran di bidang pertanian, contohnya Kota Batu adalah sentra
penghasil bunga terbesar di Jawa Timur. Pertanian bunga disini menjadi salah
satu sektor yang masih bagus dan sangat membanggakan warga setempat.
Selain itu, kota ini dulunya juga dikenal sebagai “Kota Apel” karena sejatinya apel dan Kota Batu adalah dua hal yang tak terpisahkan, setidaknya dari benak para wisatawan yang pernah berkunjung ke kota berhawa sejuk ini. Di Kota ini ada tiga andalan apel yang ditanam petani setempat. Yang paling populer adalah apel manalagi. Apel ini mempunyai tampilan luar berwarna hijau dan bulat. Apel ini memiliki tekstur yang keras, dengan rasa manis dan besarnya seukuran bola tenis, atau lebih besar sedikit. Apel manalagi yang paling banyak diburu karena rasanya dan renyah saat dikunyah. Jenis kedua adalah apel rome beauty. Tampilan luarnya mirip apel manalagi, namun selain warna hijau, muncul warna merah yang cukup dominan. Apel ini bisa tiga kali bola tenis. Tekstur rome beauty keras, namun renyah saat dikunyah. Di mulut, rasa manis berpadu dengan sedikit rasa asam. Konon jika dibiarkan matang di pohon, rome beauty akan terasa manis dengan tekstur sedikit berpasir. Yang ketiga adalah apel jenis ana. Dari sisi tampilan, apel ana berbeda sepenuhnya dari dua apel sebelumnya. Bentuknya lonjong, dan didominasi warna kuning dan merah. Saat digigit, apel ana lebih lembut namun rasanya dominan asam. Ketiga jenis apel ini yang paling mendominasi pasar buah di Kota Batu. Bahkan pasar buah dan supermarket, buah ini menguasai.
Disini, apel
memang menjadi ciri hasil perkebunan
kota Batu, meskipun saat ini sedang mengalami kemunduran karena beberapa hal,
tetapi hal ini akan terus diperbaiki oleh kerjasama pemerintah dan masyarakat
yang sebagian besar merupakan petani apel. Semoga saja Kota Batu sebagai Kota Apel suatu saat tidak hanya
tinggal sejarah.
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kota_Batu
http://www.initempatwisata.com/wisata-indonesia/malang/kota-wisata-batu-malang-terfavorit-di-jawa-timur/2993/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kota_Batu
http://www.initempatwisata.com/wisata-indonesia/malang/kota-wisata-batu-malang-terfavorit-di-jawa-timur/2993/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar